Fisiologi Laktasi Dan Posisi Pelekatan Mulut Bayi Metode Marmet

Proses menyusui merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus penuh tantangan bagi seorang ibu baru dalam memberikan nutrisi terbaik bagi bayinya. Namun, banyak ibu yang mengalami kendala berupa lecet pada area puting serta produksi air susu yang tidak lancar di awal persalinan. Memahami mekanisme pengeluaran susu serta mempraktikkan teknik pengosongan payudara menggunakan metode Marmet secara benar merupakan solusi yang sangat direkomendasikan para ahli. Teknik pemerasan menggunakan tangan kosong ini terbukti jauh lebih aman, nyaman, dan efektif merangsang produksi cairan susu dibandingkan alat pompa plastik.

Fisiologi pengeluaran susu di dalam tubuh wanita bekerja berdasarkan prinsip permintaan dan penawaran yang diatur oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Semakin sering payudara dikosongkan secara teratur, maka sinyal tubuh akan memproduksi lebih banyak susu untuk memenuhi kebutuhan bayi Anda. Penggunaan alat pompa mekanis yang terlalu kuat sering kali menyebabkan trauma fisik pada jaringan payudara ibu yang sensitif dan memicu rasa nyeri. Oleh karena itu, teknik pemerasan manual yang lembut dan mengikuti bentuk anatomi alami payudara menjadi pilihan terbaik yang sangat dianjurkan.

Prosedur pemerasan manual ini dimulai dengan meletakkan ibu jari dan dua jari lainnya membentuk huruf C pada batas luar lingkaran hitam payudara. Tekan jari-jari Anda ke arah dalam menuju dinding dada secara perlahan, lalu lakukan gerakan memeras dengan memutar posisi jari secara bergantian. Hindari kebiasaan menarik atau menekan puting susu secara paksa karena tindakan tersebut dapat merusak saluran susu yang halus di dalamnya. Melakukan pengosongan menggunakan metode Marmet secara rutin akan menjaga kelancaran produksi susu serta mencegah terjadinya bendungan payudara yang menyakitkan bagi ibu.

Para akademisi dari kampus kesehatan di Gorontalo aktif melakukan pendampingan kepada para ibu nifas di klinik bersalin setempat melalui kelas laktasi. Mereka mengajarkan cara pelekatan mulut bayi yang benar pada payudara ibu agar proses menyusui tidak menimbulkan rasa sakit atau lecet. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan angka pemberian air susu ibu eksklusif secara nasional guna menekan angka stunting pada anak. Dengan dukungan informasi yang benar, para ibu baru akan merasa lebih percaya diri dalam menjalani peran mulianya.

Mari kita berikan dukungan penuh bagi para ibu menyusui di sekitar kita agar mereka dapat memberikan nutrisi alami terbaik bagi bayinya. Suami memegang peranan kunci dalam menciptakan lingkungan rumah tangga yang tenang, bahagia, bebas stres, dan mendukung kelancaran proses laktasi istri. Pahami bahwa menyusui adalah proses belajar bersama yang membutuhkan kesabaran, waktu, latihan fisik yang konsisten, serta dukungan dari orang-orang terdekat. Melalui penguasaan metode Marmet yang benar, kesehatan ibu dan tumbuh kembang buah hati tercinta akan selalu terjaga dengan sangat baik.

Tulisan ini dipublikasikan di Edukasi, Kesehatan. Tandai permalink.